Langsung ke konten utama

my Digital Portofolio, Resume Materi Proses Pelayanan ULC

bagi Mahasiswa yang sudah menyelesaikan jenjang pendidikannya harus mempunyai kompetensi dan bukti kompetensi untuk bisa memiliki daya saing. hal ini menjadi penting jika ingin masuk ke pasar dunia kerja saat ini. Karena itulah ada lembaga sertifikasi untuk mensertifikasi kompetensi sebuah profesi.


dari pihak Unusa mewajibkan setiap lulusannya harus mempunyai sedikitnya 1 sertifikasi. Twrdapat 33 Skema Sertifikasi yang ditawarkan ke mahasiswa untuk mendukung mahasiswa mendapat jenjang karier yang diinginkan setelah lulus nantinya Ketika ada mahasiswa yang akan lulus maka bisa mengikuti uji kompetensi sesuai bidangnya, yang disediakan secara cuma-cuma oleh Unusa.


Ada persyaratan yang ditetapkan bagi mahasiswa yang akan melakukan uji kompetensi, jika dia bisa memenuhi persyaratan tersebut maka bisa mengikuti uji kompetensi. Kalau lulus uji kompetensi maka berhak atas sertifikat kompetensi. Sertifikat yang diberikan tersebut bukan berasal dari internal Unusa melainkan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat yang diberikan BNSP ini berlaku secara internasional.


lihat juga bloh teman saya: http://septianurfauziyah.blogspot.com/2023/09/materi-1-day-2.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Digital Portofolio, Resume Materi Strategi Menumbuhkan Critical Thinking Ability Untuk Menemukan Solusi Terbaik

Materi:   Strategi Menumbuhkan Critical Thinking  Ability Untuk Menemukan Solusi Terbaik Pemateri:  Ir Arief Abdurrahman, ST., M.T - Institus Teknolgi Sepuluh November Critical Thingking atau bisa juga sering di sebut berpikir kritis sangat berguna dalam mengadapi segala hal. Critical Thingking juga ada hubungannya dengan pemecahan Problem Solving, dimana dalam berpikir kritis dapat digunakan untuk pemecahan masalah yang sedang dihadapi baik itu masalah bear atau kecil, masalah individu atau kelompok maupun masalah-masalah yang lain. Ada beberapa tahap yang harus dilalui untuk berpikir kritis, yaitu: 1. identifikasi serta kembangkan kemampuan dan potensi diri (nilai, agama, adat, pendidikan formal, dll) 2. identifikasi, validasi serta evaluasi segala informasi yang di peroleh (5W+1H)  3. bandingkan antara fakta dengan nilai- nilai kebenaran yang ada. 4. analisis melalui klasifikasi dan pemetaan masalah. Berpikir kritis dapat didukung oleh dua hal. Yang pertama, adany...

My Digital Portofolio, Resume Materi Tantangan dan peluang mahasiswa dalam revolusi industri 4.0 dan society 5.0

Materi: Tantangan dan peluang mahasiswa  dalam revolusi industri 4.0 dan society 5.0 Pemateri: Dr. Ginanjar Rahmawan - Founder RMC & RNM Pada masa sekarang kemajuan teknologi sangat dibutuhkan pada semua Lembaga Pendidikan baik dari jenjang terendah ke jenjang yang paling tinggi sekalipun, maka dari itu untuk menangani masalah tersebut dapat menggunakan Artificial Intelegience (AI) yang merupakan bentuk dari adanya kemajuan serta perkembangan teknologi di dunia internet. Dan berikut ini merupakan beberapa macam kelompok dari AI, diantaranya: 1. untuk menulis 2. untuk meresume. seperti: Bard 3. untuk membuat skripsi. seperti: quilbot, rewriter Fakta dari adanya AI adalah: 1. AI merupakan kecerdasan buatan, bukan sesungguhnya. 2. Penggunaan AI yang berlebihan berarti meragukan kecerdasan kita 3. Adanya keterbatasan dalam akses data dan penggunaan bahasa. Pak Ginanjar jugan menunjukan bagaimana cara menggunakan AI secara etis sebagai berikut: 1. Menjadikan AI sebagai asisten ...

(My Digital Portofolio, Resume Materi Mahasiswa Unusa dalam Generasi Aswaja An-Nahdliyah

Materi: Mahasiswa Unusa dalam Generasi Aswaja An-Nahdliyah di Era Millinial Pemateri: Dr. KH Reza Ahmad Zahid, LC., M.A Ahlussunah berasal dari dua kata yaitu Ahlu dan Sunnah. Pengertian Ahlussunah wal Jamaah adalah golongan yang berpegang teguh dengan Alquran dan hadis, mengikut Sunnah Rasul (apa yang di ucapkan, lakukan dan ditetapkan Rasul), serta mengikuti dari kesepakatan para sahabat. Sedangkan Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi agama Islam dan kemasyarakatan yang mengikuti faham Aswaja, NU yang didirikan 16 Rajab 1334/31 Januari 1926. Di dirikan oleh KH. Hasyim Asy'ari beserta para kyai yang lainnya, seperti KH. Wahab Hasbullah, KH. Bisri Syamsuri, dll. Mbah yai Hasyim sebelum mendirikan organisasi ini beliau terlebih dahulu meminta restu kepada gurunya yaitu KH. Khalil Bangkalan, setelah mendapat restu beliau langsung segera untuk mendirikan NU dengan beberapa kyai yg lain. Tradisi NU dalam bermadzhab, secara spesifik NU merumuskan Aswaja sebagai sebuah madzhab dalam...